Menuju Predikat Paripurna, Puskesmas Sepanjang Jaya Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Warga Rawalumbu

Penulis: Hengki

BEKASI, MEDIASI.COM — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sepanjang Jaya menggelar kegiatan penilaian akreditasi di halaman kantornya, Jalan Bambu Kuning, RT 002/RW 002, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen fasilitas kesehatan terus meningkatkan mutu pelayanan dasar bagi ribuan warga di wilayah Rawalumbu dan sekitarnya.

Acara penilaian akreditasi dihadiri oleh Camat Rawalumbu Sri Susilawati, jajaran kepala puskesmas se-Kecamatan Rawalumbu, perwakilan Polsek Rawalumbu, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Hadi Prabowo.

Sebagai informasi, akreditasi puskesmas adalah proses penilaian dan pengakuan resmi dari lembaga independen yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Penilaian ini bertujuan untuk mengukur mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta tata kelola manajemen di pusat kesehatan masyarakat, mulai dari prosedur pemeriksaan awal, penanganan penyakit umum, program imunisasi, pelayanan ibu dan anak, hingga pengelolaan obat‑obatan dan penanganan keluhan warga.

Dalam arahannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Hadi Prabowo menekankan bahwa akreditasi bukanlah sekadar kegiatan seremonial belaka. Ia menyampaikan bahwa pencapaian status tertinggi, yaitu predikat paripurna, merupakan penghargaan sekaligus tantangan besar bagi setiap fasilitas kesehatan yang telah mendapatkannya.

“Jadi, gong dari kami di Dinas Kesehatan sebenarnya adalah predikat paripurna sebagai bentuk award dan reward-nya. Namun, yang paling utama kami targetkan kepada teman-teman di puskesmas adalah konsistensi mutu pelayanan,” ujar Hadi Prabowo.

Ia juga berpesan agar predikat paripurna selalu diiringi komitmen nyata di lapangan, bukan hanya sekadar label di dinding kantor. Pihak puskesmas diminta terus memantau masukan dan keluhan masyarakat agar tidak ada lagi kendala dalam akses maupun kualitas pelayanan kesehatan dasar.

“Tidak boleh ada lagi warga yang mengeluh karena pelayanan kurang bagus, dan justru ketika sudah meraih paripurna, tantangan yang diemban jauh lebih besar,” pungkasnya.
Kepala UPTD Puskesmas Sepanjang Jaya, Rify Yulia Trisna, mengaku bangga dan senang atas pelaksanaan penilaian akreditasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya juga mempublikasikan rincian jadwal operasional, persyaratan pendaftaran, serta jenis layanan yang tersedia agar warga lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan dasar.

Berikut jadwal operasional Puskesmas Sepanjang Jaya:

– Senin-Kamis: pukul 07.00‑14.30 WIB
​
– Jumat-Sabtu: pukul 07.00‑14.00 WIB
​
– Hari Minggu dan tanggal merah: tutup

Loket pendaftaran fisik baru dibuka mulai pukul 07.30 WIB. Pihak puskesmas menyarankan warga datang lebih awal, karena kuota harian untuk beberapa poliklinik tertentu dibatasi jumlahnya.

Untuk persyaratan berobat, warga dibagi menjadi beberapa kategori:

1. Pasien Umum warga Kota Bekasi: Wajib membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK) asli, serta kartu berobat puskesmas jika sudah pernah berkunjung sebelumnya.
​
2. Pasien BPJS Kesehatan: Membawa KTP/KK beserta kartu BPJS Kesehatan aktif yang sudah terdaftar di Faskes Tingkat 1 Puskesmas Sepanjang Jaya. Pihak puskesmas menjelaskan bahwa untuk rujukan ke rumah sakit bagi pasien umum saat ini masih bersifat berbayar karena keterbatasan administrasi internal BPJS.
​
3. Pasien dari luar Kota Bekasi: Tetap membawa KTP/KK asal daerah. Bagi pasien umum luar domisili tanpa surat keterangan domisili lokal, akan dikenakan tarif retribusi sebesar Rp25.000 per kunjungan.

Selain pendaftaran langsung ke loket, kini tersedia kemudahan baru berupa pendaftaran antrean secara daring. Masyarakat dapat mendaftar dari rumah untuk memilih tanggal kunjungan melalui fitur Daftar Antrean Online pada situs resmi Puskesmas Sepanjang Jaya.

Rify Yulia Trisna berharap dengan penyebaran informasi ini, warga tidak lagi bingung dengan prosedur berobat dan dapat memanfaatkan layanan kesehatan dasar dengan lebih cepat dan nyaman.

“Kami akan terus berbenah untuk mewujudkan layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan merata bagi seluruh warga Kota Bekasi,” pungkasnya. (ADV/Hengki)