Wali Kota Bekasi Buka Career Expo 2026, Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Perusahaan Perluas Lapangan Kerja

BEKASI, MEDIASI.COM – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Career Expo 2026 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Indonesia.

Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Indonesia yang telah menghadirkan ruang pertemuan antara mahasiswa, alumni, pencari kerja, dan perusahaan melalui kegiatan Career Expo 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi saat ini mencapai 5,39 persen. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan dari 7,89 persen menjadi 7,33 persen. Meskipun demikian, Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya menekan angka pengangguran agar mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Tri Adhianto.

Ia juga jelaskan pentingnya kolaborasi Pentahelix yang melibatkan pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, media, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi seluruh pihak diperlukan untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan, terlebih Kota Bekasi kini terus berkembang dari kota industri menuju kota jasa dan perdagangan.

Sebagai bentuk komitmen dalam memperluas kesempatan kerja, Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan anggaran sebesar Rp9 miliar sejak tahun lalu untuk memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada para pencari kerja yang memiliki KTP Kota Bekasi agar dapat memperoleh pekerjaan.

Lebih lanjut, Tri sebut perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang membawa perubahan terhadap dunia kerja. Kemajuan teknologi berpotensi menggeser sejumlah jenis pekerjaan, tetapi juga menghadirkan peluang baru yang membutuhkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi.

Untuk itu, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mempersiapkan mahasiswa sebagai pencari kerja, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship) dan kepemimpinan (leadership). Dengan demikian, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu bersaing di dunia kerja sekaligus menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kota Bekasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, di antaranya Gerebek Pasar, Selasa Ceria, dan Jumat Berkah. Pemerintah juga terus mendukung kegiatan ekonomi kreatif dan investasi melalui berbagai agenda, seperti Bekasi City Moslem Fashion dan Bekasi Investment Gathering.

Wali Kota berharap Career Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang pencarian kerja, tetapi juga menjadi sarana membangun kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan perusahaan. Melalui kegiatan ini, perusahaan dapat menjaring tenaga kerja potensial, sementara mahasiswa dan alumni memperoleh akses terhadap informasi serta peluang pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya.

Menutup sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan daerah, termasuk dalam sektor ketenagakerjaan, tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bekasi. (Ndoet)