Polda Metro Jaya Siapkan 17.000 Personel, Jamin Aksi Aspirasi Hari Ini Aman dan Kondusif

(Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto / Foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA, MEDIASI.COM – Sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (29/9/2026). Polda Metro Jaya memastikan seluruh kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan aman, tertib, dan damai tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.

Berdasarkan catatan Polda Metro Jaya, hari ini tercatat ada 20 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum serta 17 kegiatan masyarakat yang berlangsung di sejumlah titik. Beberapa lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan antara lain kawasan Kompleks DPR/MPR RI dan area Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan pihaknya menghormati hak konstitusional warga untuk menyampaikan pendapat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi. Kami menghormati ruang penyampaian pendapat tersebut dan berharap seluruh kegiatan dapat berlangsung tertib, damai, serta tetap menghormati masyarakat lainnya yang beraktivitas,” ujar Kombes Budi di Jakarta dikutip detiknews.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 17.000 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta Pemprov DKI Jakarta. Pasukan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, meliputi kawasan DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas, jalur pergerakan peserta aksi, hingga titik-titik pengaturan lalu lintas.

Seluruh personel yang ditugaskan diarahkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dialogis, serta komunikasi yang baik kepada seluruh pihak. Pengaturan maupun rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan demi kelancaran arus kendaraan.

Kombes Budi juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai, mengikuti arahan petugas, menjaga fasilitas umum, serta tidak mengganggu hak warga lain yang bekerja, bersekolah, maupun beraktivitas.

“Pelayanan kami tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, tetapi juga kepada warga yang tetap bekerja, bersekolah, berusaha, dan melakukan perjalanan. Mari bersama-sama menjaga ruang penyampaian aspirasi agar berjalan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” pungkasnya. (*/MS)