Atlet Peraih Emas Porprov 2022 Geri Sebastian, Mengaku Kecewa Tak Diikutsertakan di Porprov XV Jabar 2026

Editor: Gokma Siregar
Geri Sebastian, atlet POBSI Kota Bekasi saat meraih medali emas di Porprov XIV Jawa Barat 2022

BEKASI, MEDIASI.COM — Atlet peraih medali emas Porprov XIV Jawa Barat 2022, Geri Sebastian, mengungkapkan kekecewaan mendalam karena tidak diikutsertakan bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Padahal, ia mengaku masih menerima uang pembinaan selama empat tahun terakhir hingga saat ini.

Kekecewaan itu disampaikan Geri Sebastian kepada awak media, Kamis (5/11/2026). Menurut Geri, dirinya hanya ditetapkan sebagai pemain cadangan, padahal dalam cabang olahraga biliar tidak dikenal istilah pemain cadangan.

“Saya benar-benar kecewa berat atas kebijakan pengurus POBSI Kota Bekasi yang tidak mengikutsertakan saya main di Porprov XV dengan alasan jarang latihan,” ujar Geri, Kamis (5/11/2026).

Ia menambahkan, ketidakadilan yang dirasakannya terasa karena pada Porprov 2022 ia sudah mengharumkan nama Kota Bekasi dengan meraih medali emas.

“Saya Geri, atlet cabor biliar POBSI Kota Bekasi. Dengan ini saya ingin menyampaikan adanya ketidakadilan. Pada tahun 2022 saya sudah mengikuti dan mendapatkan medali emas. Yang jadi titik kekecewaan saya: kenapa saya yang mendapatkan medali emas pada tahun sebelumnya, di tahun ini tidak diikutsertakan bermain? Sedangkan selama empat tahun ini saya masih menerima uang pembinaan/gaji sampai saat ini,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan dan kekecewaan Geri, Ketua Umum POBSI Kota Bekasi, Zaiman Makmur Affan, memberikan penjelasan terkait keputusan tim pelatih.

“Atlet biliar bernama Geri dalam hasil uji coba dan frekuensi latihannya tidak memenuhi penilaian yang tinggi di antara atlet Kota Bekasi yang terbaik. Hak sudah 100% diterima atlet, tetapi kewajiban kemampuannya tidak mumpuni dibandingkan atlet biliar divisi pool yang lain, karena hasil uji coba tanding selalu di peringkat bawah,” jelas Zaiman.

Zaiman juga menjelaskan perubahan kategori pertandingan, karena Kota Bekasi sebagai tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026
tentang penyesuaian format bola yang dimainkan serta kelompok peserta.

“Atlet ini meraih emas di nomor pertandingan junior, sedangkan sekarang ia sudah berada di kelas senior dan harus bersaing dengan atlet-atlet lainnya. Artinya, pengurus cabang dan pelatih ingin menurunkan atlet yang terbaik untuk menghasilkan emas,” pungkas Zaiman. (*)