CIKARANG, MEDIASI.COM – DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bekasi bersama DPD Pospera Jawa Barat memperingati hari jadi Kabupaten Bekasi ke-76 tahun dengan menggelar diskusi bersama untuk mendengar dan menyerap aspirasi warga Muaragembong.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gang Yayasan Assa’adatul Abadiyah, Kp Bulak Sukadana RT 02 RW 05 Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026). Membahas sejumlah persoalan yang dihadapi warga, diantaranya kondisi irigasi persawahan dan sulitnya masyarakat mendapatkan pekerjaan.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Pospera Kabupaten Bekasi Sardi Adi Saputra yang merupakan putra daerah Kabupaten Bekasi, mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bekasi ke 76, sekaligus sebagai wadah untuk mendengar keluhan masyarakat serta mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga
“Hari ini kita bisa bersama-sama warga Muaragembong, khususnya Desa Jaya Sakti memperingati hari jadi Kabupaten Bekasi ke 76. Mari kita manfaatkan kebersamaan ini untuk berdiskusi langsung, silahkan sampaikan keluh kesahnya untuk kita cari solusi atas persoalan yang dihadapi,” katanya
Sardi mendorong warga yang hadir untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi secara terbuka, sehingga dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi.
“Terima kasih banyak. Dalam pertemuan kita hari ini, turut hadir Ketua DPD Pospera Jawa Barat. Untuk itu, sebagai putra yang lahir di Muaragembong dan memahami kondisi masyarakat, saya mengajak warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Kiranya nanti Ketua Teddy dapat membantu mencarikan solusi atas persoalan tersebut,” ungkapnya.
Dalam sesi diskusi tersebut, sejumlah persoalan disampaikan Iyon yang mewakili BPD Desa Jayasakti dan Rojali dari kelompok tani. Keduanya berharap adanya dukungan serta kehadiran pemerintah untuk membantu mengatasi persoalan pengairan yang selama ini menjadi kendala bagi para petani.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPD Pospera Jawa Barat, Teddy, mengatakan pihaknya akan berupaya mencarikan solusi atas persoalan irigasi yang dihadapi para petani di Kecamatan Muaragembong.
“Masalah irigasi untuk mengairi persawahan di Muaragembong akan kita carikan solusinya. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi harus memberikan perhatian serius dan menyelesaikan persoalan Bendungan Citarum,” ujarnya.
Teddy kemudian langsung berkomunikasi melalui telepon selulernya dengan sejumlah pihak untuk menyampaikan aspirasi warga. Ia menyebut, dalam waktu dekat pihak terkait akan turun langsung ke Muaragembong untuk melihat kondisi di lapangan.
“Bapak dan Ibu tadi sudah mendengar saya berkomunikasi. Dalam lima hari ke depan, sejumlah pihak akan turun ke sini. Kami juga mendorong para pemangku kebijakan agar segera membangun saluran irigasi maupun menyediakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan pengairan para petani di Muaragembong,” paparnya.
Teddy Risandi yang juga sebagai Aktivis 98 juga menyoroti potensi ekonomi Kabupaten Bekasi yang didukung keberadaan kawasan industri. Menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam hal kemudahan memperoleh pekerjaan.
Ia menilai persoalan sulitnya masyarakat mendapatkan pekerjaan harus menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Pemerintah dinilai perlu memperkuat sistem pendataan pencari kerja serta memastikan keterbukaan informasi terkait lowongan pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Sulitnya warga dalam mencari pekerjaan merupakan persoalan daerah. Banyak hal yang harus diperbaiki, mulai dari pendataan pencari kerja hingga keterbukaan informasi mengenai lowongan pekerjaan dari perusahaan,” tegasnya
Teddy menegaskan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab dalam memastikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Muaragembong mendapat perhatian dan penyelesaian.
“Yang jelas, siapa pun yang menjadi pemimpin di Kabupaten Bekasi harus memberikan perhatian serius kepada Muaragembong.
Tidak lupa Teddy juga mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, harapannya semoga Kabupaten Bekasi semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera, bersama para pemimpin serta seluruh jajaran pemerintahan,” paparnya.
Teddy menambahkan, kegiatan roadshow dan penyerapan aspirasi tersebut akan terus dilanjutkan ke sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya solusi atas persoalan yang dihadapi warga.(pir)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
