BEKASI, MEDIASI.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bekerja sama dengan Paguyuban Abang Mpok Kota Bekasi, resmi menggelar Malam Final Pemilihan Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2026. Puncak acara yang berlangsung meriah di Bekasi Cyber Convention Hall, Kecamatan Bekasi Selatan, ini menjadi wadah unjuk bakat, wawasan, dan karakter bagi putra-putri terbaik generasi muda Kota Bekasi.
Kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi serta dukungan sponsor ini, dihadiri jajaran pejabat daerah, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda 2) Sekretariat Daerah Kota Bekasi Fitri Widyati, Kepala Disparbud Nadin Arifin, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dzikron, serta Kepala Bidang Pariwisata Disparbud Budiman, beserta dewan juri profesional.
Cari Ikon Budaya dan Duta Wisata Baru
Kepala Bidang Pariwisata Disparbud Kota Bekasi, Budiman menjelaskan penyelenggaraan tahun ini bertujuan meregenerasi ikon budaya sekaligus mencari pemuda yang memiliki komitmen tinggi dalam melestarikan tradisi lokal.
“Ajang Abang Mpok tahun ini diselenggarakan untuk mencari Duta Wisata baru sekaligus memilih Ikon Budaya Kota Bekasi. Ini adalah langkah strategis menghadirkan perwakilan pemuda-pemudi yang cerdas, inovatif, dan sangat peduli dalam melestarikan kebudayaan khas Bekasi,” ujar Budiman.
Senada dengan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fitri Widyati yang mewakili Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa penilaian dalam ajang ini dilakukan secara komprehensif dan berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Pemilihan Abang Mpok bukan sekadar seremonial belaka. Ini adalah proses pencarian dan pembentukan anak muda yang berkarakter kuat, berwawasan luas, kreatif, serta menjunjung tinggi etika. Mereka kelak akan menjadi garda terdepan yang merepresentasikan wajah Kota Bekasi,” tegas Fitri Widyati.
Pemenang dan para finalis Abang Mpok 2026 nantinya akan memikul tugas utama meliputi. Pertama, mengangkat potensi wisata sejarah, budaya, dan kuliner khas Bekasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Kedua, mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor kreatif daerah. Ketiga, berperan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Kota Bekasi optimistis, melalui momentum ini para pemuda terpilih dapat memperkuat identitas budaya lokal, sekaligus menjadi katalisator peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan perekonomian daerah yang berkelanjutan.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi sendiri berkomitmen terus memajukan potensi wisata, melestarikan seni dan budaya Betawi khas Bekasi, serta memberdayakan pemuda melalui berbagai program strategis pembangunan daerah. (HS)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
