BEKASI, MEDIASI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi bekerjasama dengan PMI Kota Bekasi kembali menggelar kegiatan donor darah rutin setiap 3 bulan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat, khususnya di Kota Bekasi.
Dari kegiatan yang berlangsung di aula gedung A lantai 8 RSUD CAM pada Kamis (12/2/2026) tersebut, sebanyak 45 kantong labu darah berhasil dikumpulkan yang selanjutnya akan diolah sebelum didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan oleh PMI Kota Bekasi.
Iwan Kartiwan selaku Ketua Pelaksana Kegiatan mengungkapkan, ada 50 orang yang mendaftar atau calon pendonor, tetapi hanya 45 orang yang memenuhi syarat, jadi kegiatan kali ini hanya terkumpul 45 kantong darah yang terdiri dari 6 kantong golongan darah A, 14 kantong golongan darah B, 21 kantong golongan darah O, dan 4 kantong golongan darah AB.
“Seperti kegiatan donor sebelumnya, golongan darah O menominasi dari golongan darah lainnya. Ini sesuai dengan data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tercatat sebanyak 18 juta jiwa penduduk Indonesia memiliki golongan darah O,” ujar Iwan Kartiwan.
Lebih lanjut Iwan Kartiwan menjelaskan bahwa kegiatan donor ini berlaku umum, bebas untuk siapa saja yang mau ikut donor darah.
“Bisa kita lihat ada koas, ada mahasiswa yang sedang praktek, bahkan ada pengunjung dan pengantar pasien, tetapi memang lebih banyak pegawai RSUD CAM, karena mereka sudah ikut rutin kegiatan ini,” katanya.
Persyaratan umum pendonor dari PMI ialah Usia 17-60 tahun, Berat badan minimal 45 kg, Temperatur tubuh 36,6 – 37,5 derajat Celcius, Tekanan darah baik yaitu sistole = 110-160 mmHg, diastole = 70-100 mmHg, Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali/menit, Hemoglobin perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk laki-laki minimal 12,5 gram, Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak 5 kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan.
Tahapan untuk donor darah yaitu pertama calon pendonor mengisi formulir, kemudian menimbang berat badan, periksa HB darah, periksa tensi, setelah semua disetujui barulah seorang pendonor ke bed yang telah disediakan untuk pengatafan atau pengambilan darah.
“Ayo kita peduli dengan sesama dengan donor darah, manfaat yang didapat bagi kesehatan yaitu mendeteksi secara dini penyakit serius, menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, hingga membantu menurunkan berat badan,” tutupnya. (Oji-HPI)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
