Bupati Hadiri Reses Wakil Ketua DPRD Humbahas Marolop Manik di Pollung

Penulis: Abetnego Ritonga
Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor saat mengikuti reses Wakil Ketua DPRD Humbahas, Marolop Manik, Senin (12/12/2022)

DOLOKSANGGUL, KOMED – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor hadiri undangan reses Wakil Ketua DPRD Humbahas Marolop Manik di Desa Parsingguran II Kecamatan Pollung, Semin (12/12/2022).

Kegiatan ini merupakan reses masa sidang pertama tahun 2022 yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di Desa Parsingguran I dan Parsingguran II Kecamatan Pollung.

Reses perorangan yang dilaksanakan di Dapil I Humbang Hasundutan juga dihadii Kepala Dinas Pertanian, Junter Marbun, Kepala Dinas Pendidikan, Jonny Gulton, Plt Bappelitbangda, Pahala Lumbangaol, Plt Kadis Lingkungan Hidup, Halomoan Manullang dan OPD lainnya termasuk Camat Pollunh Parman Lumbangaol serta Kepala Desa Parsingguran 1 dan Kepala Desa Parsingguran 2.
.

Dalam pertemuan itu, Marolop Manik memuji keberhasilan pertanian di Desa Parsingguran, khususnya bidang pertanian jagung yang merupakan program Pemerintah Humbang Hasundutan. Marolop Manik mengajak masyarakat untuk semakin meningkatkan produktifitas pertanian masyarakat, khususnya tanaman jagung.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dalam reses itu menjelaskan bahwa produktifitas hasil pertanian jagung bisa ditingkatkan dengan mengikuti panduan yang benar. Tepat cara dan tepat waktu pemupukan adalah kunci keberhasilan pertanian jagung.

Cara memaksimalkan hasil pertanian jagung target 8 ton per hektar. Pertama, pastikan 1 bibit per lubang tanam. Kemudian selalu gunakan pupuk dasar pada pertanaman bibit. Mencatat tanggal penanaman bibit jagung juga diharuskan, hal ini digunakan untuk penjadwalan pemupukan. Sehingga tidak terlambat memupuk jagung. Pemupukan pertama dilakukan 14 hari sejak penanaman.

Pemupukan kedua 30 hari setelah pemupukan pertama dilakukan. Bupati juga menekankan bahwa jarak tanam yang tepat itu harus dan usahakan arsiran penanaman sesuai arah matahari terbit. Dengan mengikuti panduan ini diharapkan target hasil jagung sekitar 8 ton perhektar dapat dipenuhi.

Selanjutnya dilakukan juga diskusi antara masyarakat dengan Pemerintah Humbang Hasundutan bersama Marolop Manik. (Abet)