Hanyut di Sungai Simonggo Parlilitan, Lefran Sihotang Ditemukan Meninggal Dunia

L Sihotang saat ditandu oleh Basarnas

PARLILITAN, KOMED – Tim Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat akhirnya menemukan Lefran Sihotang yang hanyut di sungai Simonggo, Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan pada hari kelima. Korban yang jatuh ke sungai pada 20 November 2022, ditemukan sudah meninggal dunia.

Kapolsek Parlilitan Iptu JH Turnip menjelaskan, pada hari ke lima pencarian korban (Kamis, 24 Novwmber 2022) sekira pukul 17.00, Lefran Sihotang ditemukan meninggal dunia di Sungai Simonggo Desa Sion Timur, tepatnya di aliran sungai sebelum Bendungan PLTA.

Selanjutnya, Tim Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat mengevakuasi hingga pukul 18.30 Wib dan membawa ke rumah korban denganambulance Puskesmas Parlilitan, lalu menyerahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Parlilitan menambahkan bahwa korban ditemukan di hilir sungai sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian. Korban terlihat mengambang dipinggir sungai, tidak jauh dari PLTA. “Mungkin karena sudah melewati pusaran air dan arus sungai yang sangat deras, jasad korban kemudian terbawa arus air menepi dan mengambang,” ujarnya.

Saat ditemukan, lanjut Kapolsek, pihaknya bersama tim SAR Pos Parapat, masyarakat dan tim gabungan lainnya langsung melakukan evakuasi. Setelah dilakukan evakuasi dan visum luar terhadap korban, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Sehingga oleh permintaan keluarga, korban langsung dimakamkan.

“Dari hasil visum luar,  keluarga meminta agar korban segera dikebumikan. Permintaan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan tidak keberatan atau tidak menuntut atas kejadian yang menimpa korban,” jelasnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan BAP terhadap rekan korban. Hasil BAP tersebut, korban hanyut karena terpeleset saat menjala ikan di sungai Simonggo, Parlilitan. Keterangan rekan korban pada BAP, korban berjalan di atas bebatuan sungai untuk menjala ikan. Diduga tidak hati-hati, korban terpleset dan hanyut terbawa arus sungai,” pungkasnya. (Abet)

Penulis: Abetnego Ritonga