BEKASI, MEDIASI.COM – Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota bersama Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan berhasil mengamankan seorang pria berinisial DF (42) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang siswi di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/10/2026) saat korban sedang berjalan kaki. Terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dan diduga menyentuh bagian dadanya sebelum meninggalkan lokasi. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan kemudian viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti informasi tersebut melalui penyelidikan bersama Polsek Bekasi Selatan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku.
“Setiap informasi mengenai dugaan tindak pidana kami tindak lanjuti secara serius. Dalam perkara ini, koordinasi antara Satreskrim dan Polsek Bekasi Selatan membuahkan hasil dengan diamankannya terduga pelaku. Selanjutnya, yang bersangkutan telah diserahkan kepada Satres PPA dan PPO untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengedepankan ketelitian dalam pembuktian agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Kompol Verdika.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap kekerasan seksual harus disertai perhatian terhadap keselamatan, martabat, dan hak-hak korban.
“Peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat menimbulkan dampak psikologis bagi korban. Kehadiran Kepolisian bukan hanya untuk mengungkap dan memproses dugaan tindak pidana, tetapi juga memastikan korban memperoleh rasa aman dan tidak mengalami tekanan selama proses hukum berlangsung. Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor apabila mengalami atau mengetahui tindakan serupa, serta bersama-sama menjaga kerahasiaan identitas korban,” tegas Kombes Putu Kholis. (*)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
