Rayakan HUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kota Bekasi Gotong Royong Percantik Masjid

Bukti Hadir Nyata Bukan Sekadar Slogan

Editor: Gokma Siregar
Abdul Rozak, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bekasi foto bersama Ronny Hermawan Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Demokrat

BEKASI, MEDIASI.COM — Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Bekasi tidak hanya berisi seremonial organisasi. Sebaliknya, jajaran pengurus dan kader DPC Partai Demokrat Kota Bekasi turun langsung berbaur dengan warga. Mereka menggelar kerja bakti dan pengecatan Masjid Jami Baitul Ma’mur di RW 09, Kelurahan Bekasi Timur, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan ini menjadi rangkaian ganda, merayakan usia partai sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kader, pengurus, bersama pengurus TKM dan warga setempat bekerja bergotong royong membersihkan lingkungan serta mempercantik bangunan rumah ibadah tersebut. Bagi Demokrat Kota Bekasi, ini bukan sekadar memperindah bangunan, melainkan bukti kehadiran yang terasa manfaatnya.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bekasi, Abdul Rozak menegaskan, prinsip yang dipegang adalah kegiatan sosial tidak boleh hanya muncul saat momen politik saja.

“Hari ini, 28 Agustus 2026, kami dari DPC Partai Demokrat bersama kader, TKM dan warga RW 09 melaksanakan bakti sosial membersihkan dan mengecat Masjid Baitul Ma’mur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa telah dilakukan sebelumnya, mulai pesta rakyat di berbagai titik, donor darah, penyaluran sembako, hingga berbagai aksi sosial lainnya. Menurutnya, semangat ini harus tumbuh dari karakter kader, bukan sekadar untuk mencari sorotan.

“Demokrat di Kota Bekasi tidak hadir hanya sesekali. Kegiatan berjalan terus, bahkan banyak hal yang mungkin tidak terekspos berita,” tegasnya.

Abdul Rozak juga terus mendorong seluruh jajaran agar selalu dekat dengan rakyat, menyerap aspirasi dan menjawab kebutuhan lingkungan. Ia berharap semangat ini tidak berhenti setelah perayaan selesai.

“Harapan kami, kader Demokrat mampu membuktikan. Ini bukan hanya slogan, tapi benar-benar turun bekerja dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya sambil menjelaskan, ukuran kedekatan partai bukan dari retorika, melainkan dari kesiapan hadir saat dibutuhkan.

Pengurus dan kader Partai Demokrat Kota Bekasi foto bersama usai bakti sosial, Jumat (28/8/2026)

Sementara itu, Bendahara DPC Partai Demokrat Kota Bekasi, Epi Kandiana, menyampaikan bahwa pendekatan ini adalah cara menjaga hubungan erat dengan basis utama partai.

“Karena kita lahir dari rakyat, maka Demokrat harus kembali ke tengah masyarakat. Di usia ke-25 ini, kami bergerak bersama untuk warga,” ujarnya. Momen ini juga dimanfaatkan memperkuat konsolidasi internal serta mempererat ikatan persaudaraan dengan lingkungan sekitar.

Di balik aksi sosial ini, Demokrat juga tetap memantapkan persiapan masa depan. Epi menyampaikan optimisme akan kekuatan partai di wilayahnya.

“Semoga ke depannya perolehan semakin baik seperti tahun-tahun lalu. Insya Allah Demokrat bisa berjaya dan memimpin di Kota Bekasi,” harapnya.

Hal ini menunjukkan aksi kemasyarakatan berjalan beriringan dengan kekuatan politik yang kokoh, tanpa mengubah tujuan utama melayani.

Kerja bakti di Masjid Jami Baitul Ma’mur menjadi bukti sederhana namun bermakna. Retorika tentang kerakyatan harus dibuktikan lewat keringat bersama. Kader dan warga bekerja berdampingan tanpa sekat.

Di usia yang makin matang, Demokrat Kota Bekasi menghadapi tantangan terbesar, tetap konsisten. Masyarakat tidak hanya melihat apa yang dikatakan, melainkan apa yang dilakukan, bukan hanya saat panggung berdiri, tapi juga saat kebutuhan nyata di lapangan disentuh dengan tulus. (*)

Exit mobile version