BEKASI, MEDIASI.COM — Sebuah kisah menyentuh hati sempat mengisi linimasa media sosial, sekaligus membuka sisi lain perjuangan para pelayan masyarakat. Seorang pria lanjut usia yang mengenakan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi ditemukan dalam kondisi linglung, kelaparan, dan setengah sadar di area depan Stasiun Bekasi, Rabu (19/8/2026).
Berdasarkan cerita yang disampaikan warga yang menolongnya, anggota Satpol PP tersebut diketahui mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor. Ia tampak kebingungan, tak mengenali arah pulang, dan sangat lemah. Sosok yang setiap hari bertugas menegakkan peraturan serta menjaga ketertiban di jalanan itu, kini justru terlantar dan membutuhkan pertolongan orang lain.
Kisah ini pun memantik empati publik. Di balik ketegasan saat bertugas, tersimpan kenyataan pahit bahwa mereka pun manusia biasa yang tak luput dari sakit, musibah, maupun ujian hidup berat.
Menanggapi beredarnya informasi tersebut, Sekretaris Satpol PP Kota Bekasi, Amsiyah membenarkan identitas pria itu sebagai anggota di lingkungan kerjanya.
“Benar, yang bersangkutan adalah anggota kami. Berdasarkan hasil pemeriksaan, beliau sedang dalam kondisi sakit sehingga menyebabkan linglung dan tidak mengenali arah pulang. Saat ini beliau sudah kami jemput dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut bersama keluarganya,” ujar Amsiyah pada Kamis (20/8/2026).
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga masyarakat yang sigap menolong dan melaporkan kejadian tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi dan jajaran Satpol PP, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga yang telah menolong anggota kami. Ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian antar sesama masih sangat tinggi di Kota Bekasi. Kami juga berharap masyarakat terus bersinergi dengan kami, baik dalam menjaga ketertiban maupun menegakkan nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.
Saat ini, Satpol PP Kota Bekasi bersama keluarga terus melakukan pendampingan dan pemantauan kondisi kesehatan anggota tersebut. Pemerintah Kota Bekasi, katanya, berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan yang dibutuhkan.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam dinas yang mereka kenakan, ada sosok manusia yang mengabdi, namun juga memiliki keterbatasan dan kerentanan. Ketika mereka sedang tidak mampu berdiri tegak, kehadiran kepedulian sesama adalah hal yang paling berharga. (Mms)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
