Pemkot Bekasi Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Percepat Pembangunan Flyover Bulak Kapal

BEKASI, MEDIASI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk mempercepat pembangunan Flyover Bulak Kapal serta pembenahan fasilitas di Stasiun Bekasi. Langkah strategis ini disampaikan Penjabat Sementara (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, saat memimpin apel pagi seluruh aparatur pemerintah daerah, Senin (25/5/2026).

Apel pagi kali ini juga dirangkaikan dengan momen istimewa, yaitu pemberian penghargaan kenaikan pangkat bagi pegawai berprestasi serta penghormatan kepada pegawai yang memasuki masa purna tugas, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama bertugas.

Dalam amanatnya, Harris Bobihoe menegaskan komitmen pemkot untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mewujudkan infrastruktur yang lebih baik bagi warga Bekasi, khususnya percepatan pembangunan Fly Over Bulak Kapal yang sangat dinantikan untuk mengurai kemacetan, serta peningkatan kualitas fasilitas di lingkungan Stasiun Bekasi.

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Harris juga menyampaikan sejumlah himbauan penting kepada seluruh masyarakat. Pertama, ia mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan, serta senantiasa berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat guna menjaga ketertiban umum.

Kedua, ia menekankan agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam, sekaligus berlangsung secara sehat, tertib, dan aman.

“Kepada para Camat, Lurah, ketua RW, ketua RT, hingga pengelola tempat pemotongan hewan, wajib hukumnya menyediakan fasilitas yang higienis dan mengelola limbah dengan cara yang benar. Pastikan saluran air di sekitar lokasi penyembelihan dalam keadaan bersih. Jangan sampai limbah sisa pemotongan bercampur dengan genangan air, karena hal itu bisa menimbulkan masalah serius, mulai dari pencemaran lingkungan hingga risiko penyakit,” tegas Harris.

Di akhir arahannya, Harris memberikan instruksi khusus kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk menyiagakan seluruh armada dan bergerak cepat membantu masyarakat membersihkan sisa limbah pasca pelaksanaan kurban, agar kebersihan kota tetap terjaga.

Selain itu, terkait maraknya penggunaan trotoar dan fasilitas umum sebagai tempat berjualan hewan kurban, Plh Wali Kota meminta Satpol PP dibantu aparatur wilayah untuk turun langsung ke lapangan secara proaktif. Penertiban dilakukan guna mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki dan menjamin kelancaran arus lalu lintas di seluruh wilayah Kota Bekasi. (EZ/Dokpim)

Exit mobile version