BEKASI, MEDIASI.COM – Proyek pembangunan pedestrian dan taman di Jalan Nangka Raya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi yang dikerjakan PT. Mawany Inti Karya menuai keluhan warga. Pekerjaan bernilai kontrak Rp7.378.448.703,00 tersebut diduga menjadi penyebab rusaknya pipa distribusi air milik Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi.
Akibat kejadian itu, suplai air bersih ke sejumlah titik pemukiman di sekitar lokasi proyek mengalami gangguan parah. Aliran air yang keluar melalui keran warga menjadi sangat kecil, bahkan di beberapa titik sama sekali tidak mengalir. Hal ini tentu sangat merugikan warga yang mengandalkan layanan air bersih dari Perumda Tirta Patriot untuk kebutuhan sehari-hari.
Humas Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi, Rizki saat dikonfirmasi awak media, membenarkan terjadinya kebocoran tersebut. Berdasarkan pengecekan di lapangan, katanya, kerusakan pipa disebabkan oleh aktivitas penggalian yang dilakukan kontraktor pelaksana kegiatan proyek.
“Panjang pipa yang terdampak dan rusak sekitar 12 meter, Pak. Warga yang terdampak juga sudah banyak yang mengeluh dan mengadu ke kami karena air tidak bisa keluar sama sekali,” ungkap Rizki.
Proyek ini dibiayai sepenuhnya menggunakan sumber anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan nomor kontrak 620.01/10.0053.1/SP/DBMSDA-BM/2026/62040908. Anggaran yang mencapai angka miliaran rupiah ini justru menjadi sorotan tajam warga di lokasi. Warga mempertanyakan profesionalitas pelaksana proyek yang dinilai kurang berhati-hati dalam bekerja.
“Iya Pak, anggarannya tujuh miliar lebih, masa kerjanya tidak profesional sih Pak. Kami sampai kesulitan air begini,” ungkap salah satu warga setempat dengan nada kecewa.
Warga berharap permasalahan ini segera ditangani dan diselesaikan secara profesional oleh kontraktor maupun pihak terkait. Selain itu, masyarakat juga mendesak Pemerintah Kota Bekasi melalui dinas teknis terkait lebih ketat dalam mengawasi setiap tahapan pekerjaan proyek pembangunan. Hal ini agar kerugian materiil maupun keresahan masyarakat akibat kelalaian kerja serupa tidak terulang di kemudian hari. (HS)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
