Qadar Ruslan Siregar Resmi Pimpin Kadin Kota Bekasi Periode 2026-2031

Acara pengukuhan Qadar Ruslan Siregar menjadi Ketua Kadin Kota Bekasi periode 2026-2031

BEKASI, MEDIASI.COM – Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi resmi digelar di Hotel Santika Mega City Bekasi, Kamis (7/5/2026). Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Qadar Ruslan Siregar dikukuhkan secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Kota Bekasi periode 2026-2031 setelah mencalonkan diri sebagai calon tunggal.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan. Seperti Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe dan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi menandai awal babak baru pergerakan ekonomi di wilayah Kota Patriot.

Ketua Organizing Committee (OC) Mukota ke-VI, Aji Ali Sabana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanat organisasi untuk melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus menyusun arah kebijakan baru, seiring berakhirnya masa bakti periode sebelumnya.

“Mukota ini bukan sekadar serah terima jabatan, tapi momen penting untuk merumuskan strategi guna menjaga daya tahan pelaku usaha lokal di tengah tantangan ekonomi yang semakin berat,” ujar Aji dalam sambutannya.

Aji menyoroti kondisi ekonomi global dan nasional yang saat ini sedang mengalami tekanan. Konflik geopolitik di berbagai belahan dunia memberikan dampak domino terhadap rantai pasok dan harga komoditas, yang akhirnya berpengaruh pada stabilitas ekonomi di dalam negeri.

Kondisi ini, lanjutnya, memaksa banyak perusahaan melakukan langkah efisiensi ekstrem, bahkan berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) demi kelangsungan bisnis. Oleh karena itu, peran Kadin dinilai sangat krusial untuk menjadi garda depan dalam melindungi kepentingan anggotanya.

“Dunia usaha sedang berat. Kadin harus bisa mengambil langkah strategis agar anggotanya tetap bisa bertahan (survive). Kami berharap pemerintah tetap memberikan insentif bagi pelaku usaha, baik insentif fiskal seperti pajak maupun kemudahan regulasi dan perizinan, agar dunia usaha bisa kembali bernapas,” tegasnya.

Berdasarkan proses pendaftaran yang dibuka sejak 23 Februari hingga 21 April 2026, tercatat hanya Qadar Ruslan Siregar yang mendaftar sebagai bakal calon ketua. Melalui mekanisme musyawarah mufakat, nama tersebut kemudian disepakati dan ditetapkan sebagai pemimpin baru untuk lima tahun ke depan.

Komitmen Ketua Terpilih: Bangun Sinergi dan Perkuat Ekonomi Daerah

Usai dikukuhkan, Ketua Kadin Kota Bekasi yang baru, Qadar Ruslan Siregar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh insan usaha di Kota Bekasi.

Dalam pidato pertamanya, Qadar menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada upaya memperkuat ekosistem bisnis, memperluas jaringan pasar, serta menjadi jembatan yang solid antara pelaku usaha dan pemerintah.

“Alhamdulillah, Mukota ke-VI berjalan lancar dan demokratis. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya sadar bahwa amanah ini berat, mengingat tantangan ekonomi yang kita hadapi saat ini tidak mudah,” ujar Qadar Ruslan Siregar dengan penuh semangat.

Lebih jauh, tokoh dunia usaha ini menyatakan komitmennya untuk terus berjuang demi kepentingan anggotanya. Ia menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi, serta perlunya dukungan kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap gejolak ekonomi global yang berdampak ke sini. Oleh karena itu, Kadin Kota Bekasi ke depan akan lebih agresif melakukan advokasi, mendorong kemudahan berusaha, dan memastikan suara pelaku usaha didengar oleh pemerintah. Kita ingin iklim investasi dan bisnis di Bekasi semakin kondusif, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran,” tegasnya.

Qadar juga berjanji akan membawa Kadin Kota Bekasi menjadi organisasi yang inklusif, modern, dan solutif. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersatu padu, bekerja keras, dan bahu-membahu membangun Kota Bekasi yang lebih maju dan sejahtera.

“Marilah kita satukan visi dan misi. Dengan kerja keras, doa, dan sinergi yang kuat, insya Allah kita bisa melewati segala tantangan dan membawa Kadin Kota Bekasi menuju kejayaan yang lebih besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, yang hadir mewakili pemerintah daerah, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Mukota tersebut. Ia menilai semangat persatuan yang ditunjukkan para pelaku usaha adalah modal besar bagi kemajuan daerah.

Bobihoe berharap, kepengurusan baru di bawah pimpinan Qadar Ruslan Siregar dapat menjadi mitra strategis yang lebih solid dan kompak bersama Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan ke depannya. (*)

Exit mobile version