Plt Bupati Bekasi Dorong Konektivitas Antarwilayah Lewat Pembangunan Jembatan Garuda

GROUND BREAKING : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Michael Ronald Simbolon, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kedungjaya, Kecamatan Babelan, Senin (30/3/2026).

CIKARANG, MEDIASI.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kedungjaya, Kecamatan Babelan, Senin (30/3/2026). Pembangunan jembatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bekasi.

Asep menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung sepanjang 6 meter tersebut akan menghubungkan Perumahan Villa Gading Harapan 3 dengan Mutiara Gading City, Desa Kedungjaya sekaligus memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus memutar lebih dari 4 kilometer.

“Alhamdulillah kita masih bisa hadir dan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan ini. Dengan akan hadirnya jembatan ini, masyarakat tidak perlu lagi memutar jauh. Ini sebagai solusi akses masyarakat yang selama ini terhambat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menghubungkan masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan akses warga,” tambahnya.

Menurut Asep, Kabupaten Bekasi yang memiliki wilayah luas masih membutuhkan banyak pembangunan jembatan penghubung, meskipun dikenal sebagai kawasan industri. Ia menyebut pembangunan infrastruktur seperti ini sangat penting karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Bekasi ini luas, dan ternyata masih ada wilayah yang membutuhkan jembatan gantung. Kita akan terus dorong pembangunan seperti ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini di Kabupaten Bekasi telah terealisasi sekitar lima titik jembatan bantuan dari program Presiden, dan jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kurang lebih sudah ada sekitar lima titik jembatan yang dibangun di Kabupaten Bekasi. Ini tentu masih akan kita dorong lagi,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Michael Ronald Simbolon, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden yang menempatkan infrastruktur sebagai sarana pemersatu masyarakat.
Ia menjelaskan, secara nasional program pembangunan jembatan telah berjalan di berbagai daerah dengan jumlah yang signifikan dalam waktu relatif singkat. Untuk Kabupaten Bekasi sendiri, saat ini sudah ada sekitar lima titik yang terealisasi.

“Secara nasional sudah dibangun ratusan jembatan dalam waktu singkat. Untuk Kabupaten Bekasi sendiri, saat ini sudah ada sekitar lima titik yang terealisasi dan akan terus bertambah,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan diharapkan dapat memberikan dampak luas, baik dari sisi aksesibilitas maupun peningkatan ekonomi masyarakat.

“Yang diharapkan adalah hubungan antarwarga semakin baik dan pembangunan bisa dirasakan bersama. Ini membutuhkan kolaborasi semua pihak,” tandasnya. (Adv)