Arus Mudik ke Sumatera Mulai Meningkat di Terminal Bekasi

BEKASI, MEDIASI.COM – Arus mudik di Terminal Induk Kota Bekasi mulai meningkat, terutama untuk penumpang bus tujuan Sumatera menjelang Lebaran 2026.
Lonjakan masih belum signifikan, namun tren pergerakan pemudik mulai terlihat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar kepada awak media, Minggu (15/3/2026). Menurutnya, puncak lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 18–20 Maret 2026.

Walau demikian, Zeno mengatakan telah menyiagakan sebanyak 450 personel Dishub untuk memantau terminal dan mengantisipasi kemacetan di jalur mudik.

Menurut Zeno, pihaknya mencatat penumpang mudik yang menggunakan bus dari Terminal Induk, Kecamatan Bekasi Timur, mulai mengalami peningkatan menjelang lebaran 2026. Meski peningkatan itu terjadi baru hanya tujuan Sumatera.

Peningkatan jumlah menuju Sumatera itu, kata Zeno, sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Hanya saja, lonjakan penumpang memang belum terlalu signifikan, namun tren pergerakan masyarakat yang hendak mudik sudah mulai terasa.

“Untuk roda dua maupun roda empat sebenarnya belum terlalu signifikan, tetapi di Terminal Induk Kota Bekasi sudah mulai terlihat peningkatan penumpang untuk jurusan antar kota antar provinsi, khususnya tujuan Sumatera,” kata Zeno dikutip Wartakotalive.com.

Zeno menjelaskan, peningkatan arus mudik diprediksi akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, terkhusus mendekati pertengahan pekan. Pihaknya pun memprediksi, puncak lonjakan penumpang akan mulai terjadi pada 18 Maret 2026.

“Memang di rencana operasi kami, kami prediksi lonjakan secara umum akan terjadi di hari Rabu, Kamis, Jumat, itu asumsi lebaran, Sabtu, dan Minggu.
Jadi Rabu, Kamis, Jumat itu tanggal 18,19,20, lalu 21 dan 22 itu lebaran pertama dan kedua.” jelasnya.

Zeno menuturkan, pihaknya terus memantau pergerakan penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi untuk memastikan aktivitas keberangkatan tetap berjalan lancar.
Selain memantau pergerakan di Terminal Induk Kota Bekasi, pihaknya juga akan melakukan pengecekan rutin pada kawasan jalur potensi kerawanan macet.

“Jalur kerawanan macet itu ada jalur utara, jalur tengah, dan jalur selatan. Terhadap hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi beserta Dishub, serta stakeholder, melakukan berbagai upaya persiapan, kemudian pengamanan, dan pasca, saudara-saudara kita arus balik,” pungkasnya. (ADV)

Exit mobile version