Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Perkuat Konsolidasi dan Militansi Kader

Penulis: Pirlen Sirait
Usup Supriatna, S.IP, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Pimpin Pengucapan Sumpah Janji Pengurus PAC Cibarusah, Sabtu (31/1/2026)

CIKARANG, MEDIASI.COM — PDI Perjuangan melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat melaksanakan Pendidikan Politik sekaligus Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di sejumlah daerah. Kegiatan ini merupakan langkah strategis partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan kualitas, militansi, dan tanggung jawab kader di seluruh tingkatan. Di Kabupaten Bekasi, Musancab dilaksanakan pada Sabtu (31/1/2026).

Untuk daerah pemilihan (Dapil) I, kegiatan dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Kampung Gebang, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, dan diikuti oleh tiga kecamatan, yakni Kecamatan Serang Baru, Kecamatan Cibarusah, dan Kecamatan Bojongmangu.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna, hadir sebagai penerima mandat untuk memimpin jalannya persidangan.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus DPC, pengurus Anak Cabang (PAC), pengurus ranting, serta para calon Ketua PAC dari tiga kecamatan peserta Musancab.
Dalam sambutannya, Usup Supriatna menegaskan pentingnya kehadiran nyata kader PDI Perjuangan di tengah masyarakat sebagai wujud konsistensi ideologis partai.

“PDI Perjuangan bukan sekadar organisasi elektoral, tetapi alat perjuangan ideologis. Kader wajib hadir di tengah rakyat, hidup bersama rakyat, dan berjuang untuk kepentingan rakyat. Inilah jati diri partai yang tidak boleh ditawar,” tegas Usup.

Ia menekankan bahwa kepengurusan PAC yang terpilih harus mampu menjaga marwah partai serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

“Sebagai kader, kita harus menjadi teladan. Kita harus benar-benar bekerja dan berjuang untuk kepentingan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Bekasi. Dengan tulus dan ikhlas, kita hadir, mendengar, serta membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan organisasi, Usup juga menegaskan bahwa setiap kader memiliki peran dan tanggung jawab yang tidak dapat diabaikan. Menurutnya, struktur partai dari tingkat ranting hingga pusat harus bergerak dalam satu kesatuan perjuangan.

“Kepengurusan PAC bukan jabatan kehormatan, melainkan amanah ideologis. Setiap kader harus bekerja dengan disiplin, loyal terhadap keputusan partai, dan konsisten menjalankan garis perjuangan yang telah digariskan oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.

Politisi senior DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi tersebut juga menekankan bahwa kepemimpinan di internal partai harus dilandasi komitmen, disiplin, dan konsistensi dalam menjalankan tugas organisasi.

“Kepengurusan PDI Perjuangan memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Karena itu, tunjukkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang bekerja, berdisiplin, dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat. Struktur partai dari ranting hingga pusat harus menjadi satu tarikan napas perjuangan. Tidak boleh ada kader yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap persoalan rakyat di tingkat bawah adalah tanggung jawab partai di semua tingkatan,” kata Usup.

Usup yang akrab disapa Batok itu menambahkan bahwa Musancab PDI Perjuangan di Kabupaten Bekasi dilaksanakan secara serentak di 23 kecamatan di berbagai lokasi, sesuai mandat dan arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

“PDI Perjuangan adalah partai kader, bukan partai simbol. Partai yang bekerja setiap hari, bukan hanya hadir saat pemilu. Disiplin organisasi dan keberpihakan kepada wong cilik adalah fondasi utama perjuangan kita. Musancab ini bukan sekadar forum organisatoris, melainkan momentum konsolidasi ideologi. Dari sinilah lahir kepemimpinan partai yang militan, berkarakter, dan setia pada cita-cita Trisakti Bung Karno,” pungkasnya.

Adapun hasil Musancab menetapkan kepengurusan PAC di masing-masing kecamatan. Untuk PAC Cibarusah, terpilih Putra Armanda sebagai Ketua, Nurdin M sebagai Sekretaris, dan Hardiono sebagai Bendahara. Sementara itu, PAC Serang Baru menetapkan Asef J sebagai Ketua, Mamai M sebagai Sekretaris, dan Hendri Okta sebagai Bendahara.(pir)