Kado Akhir Tahun, Pemkab Bekasi Raih 5 Penghargaan Tingkat Provinsi Jabar

Penulis: Diskominfo Kab. Bekasi/Pirlen Sirait
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan saat menerima penghargaan sebagai kado akhir tahun 2022

BANDUNG, KOMED – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kembali mendulang sukses sebagai juara pertama secara berturut-turut, dalam berbagai lomba yang diselenggarakan Provinsi Jawa Barat. Lima penghargaan juara pertama ditorehkan dan dua penghargaan sebagai yang terbaik kategori Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Penghargaan yang diterima Pemkab Bekasi, yakni juara pertama kategori Kabupaten/Kota se-Jawa Barat lomba Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) yang berlokasi di Kelurahan Sertajaya, Cikarang Timur. Kemudian, juara pertama Posyandu Sari Mawar 2, Kelurahan Wanasari, juara pertama Posyandu Awards, juara pertama Program Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).

Selanjutnya, juara pertama lomba Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana), dan penghargaan peserta terbaik Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta), serta penghargaan perempuan berjasa dan berprestasi.

Dengan berbagai prestasi yang diraih ini, Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat karena mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik dalam meraih gelar juara.

Hal tersebut disampaikannya, usai menghadiri kegiatan Pelaksanaan Pengukuhan/Wisuda Sekoper Cinta, di Sport Jabar, Arcamanik, Bandung, Selasa (27/12/2022).
“Saya mengapresiasi kepada Pak Camat, Lurah, Desa, Kader PKK dan didukung kepala perangkat daerah karena sudah Hatrick tiga tahun berturut-turut juara pertama, disamping penghargaan lain di Kecamatan Cibitung, dan Kecamatan Cikarang Timur. Ini menunjukan bahwa kalau kita bersama-sama dalam tekad yang kuat, usaha yang sungguh-sungguh kita bisa menjadi juara,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Dani Ramdan, potensi wisata yang dimiliki Desa Wanajaya untuk P2WKSS memfokuskan pada pembekalan pelatihan, pembudidayaan hewan dan pembangunan kawasan Food Estate. Dirinya menilai, hal tersebut menjadi model penataan yang dapat memanfaatkan lahan persawahan dengan baik.

“Kawasan itu menjadi model bahwa persawahan bukan hanya menanam padi, tapi dapat dikembangkan dengan berbagai pertanian, pertenakan dan mampu menjadi destinasi wisata. Sehingga petani bukan hanya mendapatkan uang dari menanam padi dan beras, tapi juga dari wisatanya. Semoga daerah lain yang punya kawasan luas bisa mencontohkan ini,” katanya.

Dani Ramdan menyebutkan, ditahun 2023 pelaksanaan lokasi P2WKSS akan bertempat di Kecamatan Cibarusah, dengan harapan dapat memajukan desa dan menjadi desa mandiri.

“Tahun depan akan ada di Kecamatan Cibarusah, sehingga tujuan dari P2WKSS untuk memajukan desa, meningkatkan pengembangan desa dan mampu menjadi desa yang mandiri dengan gotong royong, baik ekonominya, kesehatan, lingkungannya bisa tercapai,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan pula pengukuhan dan wisuda para perempuan yang terlibat dalam Sekoper Cinta.

Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil, mengatakan Sekoper Cinta yang merupakan tempat belajar bagi perempuan di Jawa Barat ini sebagai upaya menjadi perempuan hebat dan berdaya yang dibekali dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan.

“Kita akan menjadi perempuan hebat dan berdaya, ketika ingin berdaya mereka harus dilakukan dulu pembekalan, pengetahuan dan keterampilan. Kita harus mampu mengubah perempuan dari mulai kognisi, afeksi dan psikomotoriknya.” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan sejak didirikannya Sekoper Cinta sudah mencatat sebanyak 34.900 alumni yang lulus, untuk menjadi agen perubahan peranan perempuan di lingkungan sekitar.

“Ini menjadi apresiasi kita semua karena para ibu-ibu yang sudah menjadi alumni Sekoper Cinta bisa menjadi inspirator, leader bagi peranan perempuan di lingkungannya masing-masing,” ujar Ridwan Kamil. (pir)

Exit mobile version