CIKARANG PUSAT, KOMED – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam mengajak masyarakat mengawasi kinerja kontraktor pelaksana pembangunan di Kabupaten Bekasi. Jika ditemukan ada penyimpangan, dia meminta masyarakat segera melaporkan.
Hal itu dikatakan Saeful Islam kepada koranmediasi.com, Sabtu (2/7/2022). Menurut dia, pelaksanaan pembangunan infrastruktur tahun 2022 di Kabupaten Bekasi saat ini sudah berproses, walaupun masih presentase kecil.
“Saya melihat bahwasannya pembangunan infrastruktur kita ini kan baru pada mulai di tahun ini. Saya melihatnya sudah sesuai tahapan, walaupun memang prosesnya ada yang ketinggalan. Kita lihat saja dulu, namanya juga sedang berproses. Namun sudah ada pembangunan, walaupun masih kecil persentasenya karena masih ada proses lelang yang dilakukan,” katanya.
Saeful Islam, Anggota DPRD dari Fraksi PKS itu berharap proses pembangunan yang sudah berjalan, sebaiknya dilaksanakan pihak ketiga (kontraktor) sesuai dengan perencanaan.
Politisi PKS itu juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi kinerja para dinas dan juga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Kalaupun di lapangan sudah ada pelaksanaan, ayo kita awasi secara bersama-sama, baik warga masyarakat, maupun dari media, ormas, LSM sebagai fungsi kontrol sosial benar-benar dipakai,” paparnya.
“Mohon maaf nih, jangan sampai ada oknum, ketika ada temuan tidak sesuai RAB lalu mendatangi pelaksana atau ke pemborong lalu dikasih sesuatu, lalu selesai. Itu jangan sampai, artinya fungsi kontrol ini benar- benar kita jalankan,” tandasnya.
Kendati demikian, Saeful menambahkan bahwa DPRD Kabupaten Bekasi dari komisi III akan melakukan pengawasan dan pengontrolan langsung ke lapangan.
“Kami Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari komisi III sebagai fungsi pengawasan akan mengontrol, dinas bermain kita panggil, kita akan lakukan kontrol langsung ke lapangan kalau memang proses sudah berjalan sekarang,” urainya.
“Ada kejadian di beberapa tempat, laporan dari rekan media ke komisi III tentang pengaspalan yang tipis bangat gitu. Nilainya sih nggak seberapa tapi sekali lagi inikan bicaranya kualitas, jadi jangan main-main nanti yang dirugikan siapa? Masyarakat kabupaten Bekasi , kita tidak mau begitu,” harapnya.
Menanggapi pembangunan di Kabupaten Bekasi, Saeful berharap ada perhatian khusus pada bangunan sekolah di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.
“Perlu perhatian khusus karena kemarin kita kunjungan ke Cabangbungin. Contohnya di SMP Negeri 1 Cabangbungin sekolah sudah hancur parah belum dibangun juga. Ini saya perlu ada sinkronisasi antar dinas pendidikan maupun dinas Cipta karya karna sudah lebih dari lima tahun belum dibangun bangun,” kata dia.
Saeful berharap semua pelaksanaan pembangunan bisa jalan bagus, jalan bagus, bangunan sekolah juga, karena bagaimanapun juga yang menjaga Kabupaten Bekasi itu adalah warga masyarakatnya sendiri. (Adv/Pir)