BEKASI, MEDIASI.COM — Upacara pembukaan sekaligus dimulainya pertandingan cabang olahraga biliar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 berlangsung di Bekasi Convention Center, Kota Bekasi, Minggu (8/11/2026). Acara dihadiri jajaran pengurus, pejabat, tamu kehormatan, serta ratusan atlet dari seluruh Jawa Barat.
Ketua Umum KONI Jawa Barat, Prof. Dr. Muhammad Budiana, membuka sambutannya dengan rasa syukur atas berjalannya Porprov XV yang telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Sabtu malam. Ia juga mengenang dukungan tulus yang diterima saat mendampingi kontingen Jawa Barat meraih juara umum PON XXI Aceh–Sumut.
Namun di balik kemeriahan, Prof. Budiana menyampaikan realita yang dihadapi dunia olahraga saat ini, mulai dari keterbatasan anggaran di tingkat pusat maupun daerah, hingga beberapa daerah yang terpaksa mundur dari keikutsertaan di tengah Porprov karena kendala biaya.
Ia mencontohkan cabang olahraga seluncur es (ice skating) yang harus mendatangkan wasit dari luar negeri dengan biaya jutaan rupiah per orang, sementara honor wasit di Porprov ditetapkan Rp350.000 berdasarkan kemampuan keuangan Dispora Provinsi Jawa Barat.
“Saya merasa bangga dengan perjuangan para atlet. Ketika anggaran terbatas dan kalian tetap bisa berjuang serta membawa pulang medali, itu jauh lebih luar biasa. Bertandinglah dengan semangat terbaik, kalian mewakili harapan daerah masing-masing. Yakinlah, perjuangan kalian akan selalu didoakan dan diridhoi oleh Tuhan,” pesannya.
Ketua Pengprov POBSI Jawa Barat, Rudi Kadarisman, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kota Bekasi selaku tuan rumah.
“Saya sudah mengikuti Porprov tiga kali dan PON dua kali. Hari ini pelaksanaan biliar di Kota Bekasi adalah yang terhebat dan termewah. Luar biasa keseriusan tuan rumah,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Rudi juga memahami kendala anggaran yang dialami pengurus cabang di daerah-daerah, namun ia memohon agar para atlet tidak patah semangat.
“Prestasi yang diraih di tengah keterbatasan anggaran adalah prestasi yang sesungguhnya. Buktikan bahwa kalian mampu bersaing dengan kemampuan terbaik kalian,” tambahnya.
Ketua POBSI Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Zaiman Makmur Affan, membuka sambutannya dengan ucapan syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya ajang ini.
Menurut Zaiman, data keikutsertaan atlet dalam ajang Porprov XV Jawa Barat ini berjumlah 253 atlet, terdiri daril 187 putra dan 66 putri yang akan mempertandingkan 22 nomor pertandingan.
Zaiman menjelaskan, dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Subang tidak mengirimkan perwakilan. Sementara pertandingan didukung 49 wasit, 55 panitia, serta ratusan sukarelawan dan pendukung.
“Biliar bukan sekadar memasukkan bola ke lubang. Olahraga ini mengedepankan konsentrasi, strategi, ketenangan, kedisiplinan, sportivitas, dan pengendalian diri. Melalui Porprov XV ini, mari kita lahirkan atlet terbaik yang tidak hanya hebat secara teknik, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran dan persaudaraan,” ujar Zaiman.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan semangat, percaya pada kemampuan diri sendiri, junjung tinggi kejujuran, dan hormati setiap keputusan wasit.
“Jadikan Porprov XV ini ajang pembuktian prestasi, bukan ajang permusuhan. Prestasi yang sesungguhnya lahir dari kerja keras, disiplin, dan sikap sportif,” pungkas Zaiman.
Acara ditutup dengan pantun khas Jawa Barat: “Punten pada ke Bekasi, naik kereta ulah khilaf, meser serabi bilyar teh olahraga, urang sadayana prestasi bari ngajaga silaturahmi.”
Semoga seluruh atlet tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa pulang hasil terbaik untuk daerah masing-masing! (*)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
