Tri Adhianto Apresiasi Anak Muda Kota Bekasi Berprestasi di Panggung Internasional

BEKASI, MEDIASI.COM – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengapresiasi anak muda Kota Bekasi yang sukses di Ajang Mojang Jaka dan
berhasil menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu apresiasi diberikan kepada Alnine Choir dari SDIA Al-Azhar 2 Kemang Pratama yang berhasil meraih Gold Medal dalam ajang Malaysia Choral Esteddfod (MCE) tingkat internasional yang berlangsung pada 19–24 Agustus 2026.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengaku bangga atas pencapaian para pelajar Kota Bekasi yang mampu menunjukkan kemampuan dan membawa nama baik daerah Kota Bekasi hingga ke kancah internasional.

“Ini merupakan prestasi yang membanggakan. Siswa sekolah dasar sudah mampu membawa nama baik sekolah sekaligus mengharumkan nama Kota Bekasi di tingkat internasional. Tentunya ini menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus berprestasi,” ujar Tri Adhianto, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, pencapaian Alnine Choir menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Bekasi memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Dukungan terhadap potensi tersebut, kata Tri, perlu terus diberikan agar anak-anak Kota Bekasi memiliki ruang untuk berkembang sesuai dengan bakat dan minatnya.

Tidak hanya dari bidang seni, prestasi generasi muda Kota Bekasi juga ditunjukkan melalui ajang Pemilihan Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2026. Sejumlah perwakilan Kota Bekasi berhasil meraih prestasi dan melanjutkan capaian hingga tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pada tingkat Provinsi Jawa Barat, apresiasi diberikan kepada Muhammad Alif Alfarabi yang terpilih sebagai Jaka Wakil 1 Jawa Barat 2026, serta Olivia Kezya yang terpilih sebagai Mojang Kamemeut Jawa Barat 2025.

Sementara di tingkat Kota Bekasi, penghargaan diberikan kepada Mandala Brawijaya sebagai Pinilih Abang Kota Bekasi 2026 dan Evi Octavia sebagai Pinilih Mpok Kota Bekasi 2026.

Tri Adhianto menilai berbagai capaian tersebut menjadi gambaran bahwa generasi muda Kota Bekasi memiliki potensi yang besar untuk berkembang, berkarya, serta membawa nama baik daerah melalui berbagai bidang.

Ia menegaskan, pembangunan Kota Bekasi tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan infrastruktur dan fisik kota, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah menciptakan lingkungan yang mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, berprestasi, dan memiliki kepercayaan diri untuk tampil di tingkat yang lebih luas.

“Pembangunan kota juga harus memberikan ruang bagi anak-anak kita untuk berkembang. Mereka harus diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, baik di bidang seni, budaya, pendidikan maupun kepemudaan,” jelasnya.

Ia berharap prestasi di bidang seni, budaya, dan kepemudaan dapat terus berkembang serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun Kota Bekasi sebagai kota yang toleran sekaligus memiliki generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

“Kerukunan dan prestasi harus berjalan beriringan. Kita ingin Kota Bekasi tidak hanya dikenal sebagai kota yang toleran, tetapi juga sebagai kota yang melahirkan generasi muda berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat internasional,” pungkas Tri. (Ndoet)

Exit mobile version