JAKARTA, MEDIASI.COM — Estafet kepemimpinan tertinggi Parsadaan Pomparan Raja Toga Manurung dohot Boru, Patambor Indonesia (PI), resmi berpindah dari Drs. Rusman Manurung, M.Pd kepada Dr. Jenry Cardo Manurung, S.E., M.M. Serah terima berlangsung dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II yang digelar di Grand Ballroom Kepala Gading Sports Club, Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Pergantian ini dilakukan karena kondisi kesehatan Ketua Umum sebelumnya yang berhalangan tetap, dan telah memenuhi prosedur sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi untuk sisa masa bakti periode 2024–2029.
Proses pergantian dan pelantikan secara internal telah dilaksanakan oleh Dewan Panuturi dan DPP PI pada 20 Maret 2026 lalu. Rakernas II kali ini menjadi ajang perayaan dan pengukuhan secara terbuka, yang juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube dan Zoom agar seluruh anggota yang berhalangan hadir dapat turut menyaksikan.
Suasana Penuh Sukacita, Dihadiri Ratusan Peserta
Rakernas berlangsung sepanjang hari, dimulai pukul 08.30 WIB dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Jhonny Manurung, S.Th., dan baru berakhir pukul 21.00 WIB. Sebanyak 500 peserta hadir, melampaui jumlah undangan yang direncanakan. Hadir pula perwakilan dari 3 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), utusan perwakilan wanita dan generasi muda, serta para tokoh marga Manurung. Kehadiran rombongan tokoh marga Raja Tambun dan Sianturi turut menambah kekhidmatan acara sebagai bentuk dukungan persaudaraan.
Suasana berjalan penuh sukacita, diwarnai penampilan lagu-lagu dan tarian tortor yang dibawakan secara bergantian oleh kaum ibu dan kaum ibu dari berbagai daerah. Kedatangan Ketua Umum terpilih bersama istri, Veronica Rini Anjarwati Boru Sirait, disambut hangat dengan penuh kebahagiaan. Acara juga diselingi hiburan musik dan gondang sabangunan yang mempertajam suasana kekeluargaan.
Momen pengukuhan ditandai dengan penyerahan sejumlah lambang kepemimpinan adat yang sarat makna. Tunggal Panaluan, diserahkan oleh Ketua Dewan Panuturi Brigjen Pol (Purn) Nixon Manurung, M.AP., melambangkan kesatuan dan kekuatan penuh organisasi.
Kemudian, Piso Halasan sebagai lambang kemuliaan dan kehormatan, sekaligus ketajaman berpikir serta batasan tindakan seorang pemimpin agar membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh anggota. Pataka, panji kebesaran perkumpulan, sebagai lambang kehormatan dan tanggung jawab kepemimpinan.
Terakhir Ulos, diserahkan oleh Dewan Panuturi Prof. Dr. Adler Haymans Manurung, sebagai tanda hormat sekaligus doa restu dan pengukuhan wibawa pemimpin baru.
Melalui sambutan yang disampaikan secara daring, Drs. Rusman Manurung, M.Pd., mendoakan agar Dr. Jenry dapat memimpin PI dengan baik dan mewujudkan berbagai program kerja yang telah disusun, sekaligus berharap dirinya segera diberikan kesembuhan.
Dr. Jenry Cardo Manurung dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan doa agar diberikan kekuatan memimpin Patambor Indonesia hingga tahun 2029. Ia juga turut mendoakan kesembuhan pendahulunya, Rusman Manurung.
Bertema “Meneguhkan Jati Diri Patambor Indonesia — Manurung Sipolin-Polin”, Dr. Jenry menegaskan tema tersebut bukan sekadar ungkapan indah, melainkan panggilan jiwa dan komitmen moral. Di tengah dinamika dan perbedaan pandangan, seluruh unsur dipanggil kembali bersatu dengan ketulusan, kejujuran, keterbukaan, serta kesetiaan pada ikatan persaudaraan.
“Saya memohon bimbingan para orang tua di Dewan Panuturi, kerja keras dan loyalitas seluruh jajaran pengurus, serta doa dan dukungan seluruh keluarga besar Pomparan Raja Toga Manurung. Mari jadikan Rakernas II ini sebagai momentum kebangkitan, persatuan, dan transformasi digital Patambor Indonesia menuju tahun 2029,” ujarnya dengan penuh harap.
Dalam Rakernas ini juga dilakukan evaluasi program kerja serta penyempurnaan rencana kegiatan, penyesuaian pengurus di lingkungan DPP PI — terutama pada Bidang Informasi, Komunikasi, Humas dan Teknologi serta Dewan Pakar — semuanya berlandaskan AD/ART, Garis-Garis Besar Haluan Kebijakan Organisasi (GBHKO), dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (APBO) yang telah ditetapkan dalam Munas VII tahun 2024 lalu di Medan.
Di antara tokoh-tokoh yang hadir, antara lain Wakil Ketua Umum I Pulo Rencus Manurung, S.Sos., S.H., Wakil Ketua Umum II Drs. Tua Doli Manurung, Sekretaris Jenderal Ir. Rikardo B. Manurung, M.Si., serta berbagai tokoh dan pengurus lainnya yang turut menyaksikan momen bersejarah ini. (*)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
