Usup Supriatna Dorong Kehadiran Pemkab Bekasi Tangani Rumah Tidak Layak Huni di Sukaragam

Usup Supriatna S.IP didamping Camat Serang Baru Deni Mulyadi, Kepala Desa Sukaragam, H Ucup Keeng, Perwakilan Baznas Kabupaten Bekasi dan perangkat Desa Sukaragam turun perbaiki rumah Wati, Kp Cipalahlar, Desa Sukaragam, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/7/2026)

CIKARANG, MEDIASI.COM – Sekretaris DPC PDI Perjuang Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna turun langsung bersama Camat Serang Baru, Kepala Desa Sukaragam dan perwakilan Baznas membantu Wati (52) warga Kp Cipalahlar RT 10 RW 05 Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi untuk memperbaiki rumahnya yang tidak layak huni, Kamis (30/7/2026).

Wakil rakyat itu mengajak warga sekitar untuk mengosongkan rumah Ibu Wati yang sudah reok agar bisa mulai dilakukan perbaikan atap rumahnya yang bocor dan dindingnya bolong untuk diperbaiki.
Dia juga sangat menyayangkan adanya keterlambatan penanganan rumah yang tidak layak huni tersebut.

“Hari ini saya turun langsung ke lokasi, kondisinya sangat memprihatinkan, untuk itu saya meminta Kepala Desa dan Camat agar segera berkoordinasi hingga bantuan pembangunan rumah tinggal layak huni bisa didapatkan oleh Ibu Wati bersama anaknya,” tegas Usup Supriatna.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi itu juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan semua pihak bekerja sama untuk memberikan bantuan agar warga bisa menempati rumahnya yang selama ini tdak layak huni.

“Hari ini kita sudah bersama Camat Serang Baru, Kepala Desa dan perwakilan Baznas. Saya meminta agar bantuan dari pemerintah untuk diberikan ke Ibu Wati, dan hari ini akan mulai diperbaiki,” katanya sambil menambahkan, para Kepala Desa, Camat turun memantau kondisi warganya agar tidak harus menunggu viral.

“Saya mengajak semua lini di Pemerintah Daerah, mulai dari Kepala Desa, Camat dan Satuan Kerja Perangkat Daerah, untuk terus turun ke masyarakat dan memastikan apa yang dibutuhkan masyarakat bisa direalisasikan, tidak harus menunggu viral,” sambungnya.
Pasalnya menurut Usup, adanya flayer open donasi untuk Ibu Wati tidak harus terjadi ketika kehadiran Pemerintah dan bantuan tepat sasaran.

“Open donasi bantuan buat rumah Ibu Wati yang sudah beredar di media sosial itu baik, tapi kita tanyakan dulu Pemerintah Daerah melalui Kecamatan dan Desa sudah hadir belum dan sudah ikutkan Ibu Wati dalam penerimaan bantuan rumah layak huni?,” tanyanya.

Untuk itu hari ini saya sudah panggil Camat, Kepala Desa dan perwakilan Baznas, saya sudah pertanyakan kehadiran Pemerintah, untuk itu Baznas akan berkoordinasi dengan Camat agar segera Ibu Wati dapat bantuan dan hari ini harus mulai diperbaiki,”paparnya.

Sementara itu, Wati menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Usup Supriatna terhadap kondisi rumah yang ditempatinya.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Dewan Usup yang sudah peduli dan memberikan perhatian terhadap keadaan rumah saya,” ujarnya.

Wati mengaku rumahnya pernah didata dan disurvei oleh pihak desa bersama Ketua RT setempat. Namun hingga saat ini dirinya belum mengetahui perkembangan lebih lanjut terkait bantuan yang diharapkan.

“Dulu rumah saya sudah pernah disurvei bersama Pak RT, tetapi sampai sekarang saya belum mengetahui bagaimana kelanjutannya,” tuturnya.

Kepala Desa Sukaragam, H. Ucup Keeng, mengatakan pihak desa sebelumnya telah melakukan pendataan dan survei terhadap kondisi rumah Wati melalui perangkat desa.
“Dari desa melalui perangkat sudah pernah melakukan survei ke rumah Ibu Wati. Namun saat itu terdapat kendala dalam proses penetapan sehingga bantuan belum dapat direalisasikan,” jelasnya.

Menurut Keeng, data Wati sebenarnya pernah masuk dalam usulan penerima bantuan dari pemerintah pusat. Namun kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Desa Sukaragam agar ke depan bantuan dapat lebih tepat sasaran.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami di Pemerintah Desa Sukaragam untuk lebih memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan dan berhak menerima bantuan, sebagaimana arahan yang disampaikan Pak Usup,” pungkasnya.

Turut turun mendampingi Usup Supruiatna saat mendatangi rumah Wati, Camat Serang Baru Deni Mulyadi, Kepala Desa Sukaragam, H Ucup Keeng, Perwakilan Baznas Kabupaten Bekasi dan perangkat Desa Sukaragam. (pir)

Exit mobile version