Meteran Diduga Bermasalah, Pelanggan Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Keluhkan Tagihan Membengkak

BEKASI, MEDIASI.COM – Seorang warga Perumnas 3, Kecamatan Bekasi Timur, mengeluhkan tagihan rekening air bersih yang membengkak tidak wajar belakangan ini. Jamalang Hutarat yang beralamat di Jalan Maluku Raya, Kelurahan Arenjaya, menduga lonjakan biaya tersebut terjadi karena alat ukur atau meteran milik Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi mengalami kelainan atau tidak berfungsi normal.

Jamalang mengaku telah melaporkan kondisi ini sebanyak tiga kali ke kantor pelayanan Perumda Tirta Patriot wilayah Setiamekar di Jalan Nusantara, namun hingga saat ini belum ada penanganan yang tuntas.

“Petugas teknisi memang pernah datang dan melihat sendiri bahwa meteran berputar sangat cepat, padahal aliran air yang keluar sangat kecil. Namun tidak ada tindakan lanjut, hanya berjanji akan kembali lagi untuk memperbaiki, tapi sampai sekarang belum ada perubahan,” ujar Jamalang saat ditemui, Kamis (9/7/2026).

Masalah ini bermula saat petugas diketahui melakukan pengecekan atau penyesuaian pada meteran sekitar bulan September tahun lalu. Sebelum kejadian tersebut, biaya pemakaian air rata-rata tercatat masih wajar, berkisar antara Rp250.000 hingga Rp300.000 setiap bulan.

Namun mulai Januari 2026, besaran tagihan mengalami lonjakan tajam hingga mencapai angka hampir tiga kali lipat.

“Sejak awal tahun ini, tagihan berubah menjadi antara Rp500.000 hingga Rp850.000 per bulan. Contohnya pada bulan Juni kemarin, kami harus membayar sebesar Rp845.000,” jelas Jamalang seraya menunjukkan bukti pembayaran yang dilakukan melalui layanan transaksi daring.

Warga tersebut menduga adanya ketidaktelitian atau perubahan pengaturan saat petugas menangani alat ukur pada bulan September lalu. Ia merasa dirugikan karena sebelumnya tidak pernah ditemukan kendala serupa.

Akibat kondisi yang berlangsung berbulan-bulan ini, Jamalang memperkirakan telah mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah. Oleh karena itu, ia memohon kepada pihak manajemen Perumda Tirta Patriot untuk segera meninjau langsung lokasi, memperbaiki alat ukur, serta melakukan penyesuaian atau pengembalian dana atas kelebihan pembayaran yang terjadi.

Terkait keluhan tersebut, pihak Humas Perumda Tirta Patriot, Rizki, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi dan sedang berkoordinasi dengan petugas di wilayah kerja Zona 4 untuk segera melakukan pengecekan dan penelusuran langsung ke lokasi tempat tinggal pelapor. (*)

Exit mobile version