BEKASI, MEDIASI.COM – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Bekasi terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kecerdasan masyarakat. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Literasi Informasi yang berlangsung di Layanan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program strategis Pemerintah Kota Bekasi untuk membekali masyarakat, khususnya kalangan pelajar, agar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menghadapi tantangan derasnya arus informasi di era digital dengan sikap yang bijak, aman, dan produktif.
Mengusung tema “Literasi Informasi: Skill Penting Pelajar di Era Digital dan Peran Perpustakaan”, acara ini dihadiri oleh sekitar 30 siswa yang mewakili berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri maupun Swasta di Kota Bekasi, didampingi oleh para pengelola perpustakaan sekolah masing-masing.
Dalam paparan materinya, peserta diajak untuk memahami betapa krusialnya kemampuan memilah dan menyaring informasi yang beredar saat ini. Di tengah maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks, konten tidak terverifikasi, serta informasi yang menyesatkan, kemampuan literasi informasi menjadi tameng utama bagi generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dan mampu mengambil keputusan berdasarkan data dan fakta yang akurat. Selain itu, peserta juga diberikan panduan mengenai cara memanfaatkan sumber informasi yang kredibel dan terpercaya.
Turut hadir dan memberikan pemaparan inspiratif sebagai narasumber sekaligus tamu kehormatan, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia. Kehadiran Adelia dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan dan perhatian mendalam dari lembaga legislatif terhadap sektor pendidikan, budaya literasi, dan kesiapan generasi muda menghadapi transformasi digital.
Dalam pemaparannya, Adelia menegaskan bahwa literasi informasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan kemampuan berpikir kritis, menganalisis, dan memverifikasi kebenaran sebuah informasi. Menurutnya, bekal ini sangat diperlukan oleh pelajar sebagai penerus bangsa, agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan mampu melahirkan SDM yang unggul, kompetitif, serta berintegritas tinggi.
“Di era serba terbuka seperti sekarang, informasi datang dari mana saja dan dalam jumlah yang sangat banyak. Tanpa kemampuan literasi yang baik, kita bisa salah langkah, termakan berita palsu, atau bahkan menyebarkan informasi yang merugikan orang lain. Oleh karena itu, keterampilan ini harus ditanamkan sejak dini, dimulai dari lingkungan sekolah dan didukung oleh fasilitas perpustakaan yang memadai,” ujar Adelia di hadapan para peserta.
Politisi yang aktif mengawal sektor pendidikan ini juga menyoroti peran vital perpustakaan. Menurutnya, perpustakaan harus bangkit dan bertransformasi menjadi pusat literasi modern yang menjadi rujukan utama sumber informasi yang valid, terpercaya, dan terstruktur, tidak hanya sekadar tempat menyimpan buku.
Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dan dinamis. Peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi aktif terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan seputar tantangan mendapatkan informasi yang akurat, cara membedakan fakta dan opini, hingga harapan terhadap pengembangan fasilitas perpustakaan daerah pun disampaikan oleh para siswa dan pengelola sekolah.
Menutup kegiatan, seluruh pihak berharap sosialisasi ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan lahir generasi muda Kota Bekasi yang cerdas, kritis, dan bijak dalam mengelola informasi.
Selain itu, terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah melalui Disarpusda, DPRD Kota Bekasi, serta institusi pendidikan, menjadi modal kuat untuk terus mendorong kemajuan literasi di Kota Patriot. Sinergitas ini menjadi kunci untuk mewujudkan masyarakat yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga cerdas secara intelektual dan berkarakter. (ADV/DPRD)
Baca koranmediasi.com untuk mendapatkan berita aktual, baik lokal maupun nasional. Disajikan secara tegas, lugas, dan berimbang.
