Tri Adhianto Desak Pemprov DKI Jakarta Maksimalkan Fasilitas Pengolahan Sampah Modern

BEKASI, MEDIASI.COM – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk
memaksimalkan fasilitas pengolahan sampah modern yang mereka miliki secara mandiri.
Desakan itu disampaikan saat pelepasan Mudik Lebaran Gratis Pemkot Bekasi di
Stadion Patriot Chandrabhaga, Minggu (15/3/2026).

Menurut Tri Adhianto, Pemprov. DKI Jakkarta harus mengurangi beban dan ketergantungan yang terlampau tinggi pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Ia juga berharap pemanfaatan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di kawasan Rorotan dan Sunter, bisa menjadi jawaban atas krisis ruang pembuangan milik Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga berharap proyek Intermediate Treatment Facility (ITF) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Jakarta dapat beroperasi lebih masif. Dengan demikian, volume limbah dapat langsung direduksi dan diubah menjadi energi listrik.

​”Karena mungkin bagaimana mengoptimalkan Rorotan dan Sunter misalnya (RDF). Jadi kita coba berpikir alternatif sampai kemudian terjadi penyelesaian, terkait bagaimana penanganan persoalan sampah Bantargebang bisa diselesaikan,” pungkas Tri Adhianto.

Sinergi dan komunikasi yang transparan antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta dinilai sangat krusial demi menjaga kenyamanan warga, keselamatan lalu lintas, serta kelestarian lingkungan di sekitar jalur lintasan. (ADV)

Exit mobile version